9 January 2013

Kau yang Disana, Maknailah!

Baris-baris sepi terontai.
Menjulang di atas perih.
Selaras keringnya daun  terhanyut.
Adakah sumpah tak mengikat jiwa??

Untuk Sebuah Janji

Lafadzku liang sumpah...
Mengalir menjamah puing-puing sukma.
Bulir-bulir derita, tanpa raga dalam juang.

2 Bidadari, Kasihan!!

Remang cahaya di bawah gerimis, dinda!
Engkau datang dicumbu sang hujan.
dan menjemput cawan-cawan nafsu sang pujangga.

3 January 2013

Pemimpin???



Betapa berguna jalan raya yang dibangun bangsa eropa pada masa penjajahan. Namun sampai detik ini, mereka masih dianggap sebagai kaum penjajah, bahkan untuk berterima kasihpun bangsa kita tetap merasa enggan. Itu karena kita sebagai bangsa Indonesia tak mampu melupakan betapa banyak bangsa kita yang harus menderita karena pembangunan itu. Manfaat yang kita peroleh dari pembangunan pada masa itu tenggelam oleh rasa sakit yang dialami bangsa ini. Mereka tak peduli dengan kondisi bangsa kita. Yang mereka inginkan adalah pembangunan harus berhasil, sekalipun yang bekerja disana harus menderita.