6 November 2012

Surat Cinta Sang Presiden

Karena-Nya ku mencintai...
Karena-Nya ku dicintai....
Mencinta dan Dicinta itu karena-Nya. 
Untuk Rakyatku yang Kucintai,
Hari ini, dan bahkan hampir tiap hari  Aku harus menerima cacian-cacian dari kalian,
tapi tak mengapa, itu mungkin bentuk cinta yang kalian berikan padaku...


Rakyatku, 
Aku bangga ketika kalian mampu bersuara, meneriakkan apirasi kalian, 
itu artinya telah lahirlah generasi-generasi intelektual di negeri kita, Aku bangga.
Tapi kenapa, Rakyatku,
kenapa setiap kebijakan yang Aku ambil harus ditantang? Padahal itu untuk kalian.
tak ada yang mau mendengarku, 
sementara ketika kalian bermasalah, maka Akulah yang disalahkan.

Rakyatku, 
Aku masih ingat ketika meminta kalian menjaga kebersihan demi  kesehatan dan demi menghindari banjir, Tak ada yang mendengarku, kata-kataku berlalu begitu saja di telinga kalian.
Sementara saat banjir datang, dan saat wabah penyakit menyerang, Akulah yang salah.
Masih teringat pula ketika Aku dan bawahanku sampaikan penentuan awal dan akhir Ramadhan,
masih ada yang tak mendengarkanku, 
Sementara di akhirat nanti katanya akulah yang akan bertanggung jawab atas kalian.
Ketika Harga BBM kami naikkan, itu untuk mengurangi  jumlah kendaraan Pribadi di Jalan Raya, rakyatku.
Tapi kenapa kalian menentangku?
Sementara saat kalian terjebak dalam macet, Akulah yang kalian maki. 

Sekarang Aku paham, rakyatku,
Aku kalian pilih, agar aku bisa jadi pelampiasan kekesalan kalian.
Meskipun keluargaku, sahabat-sahabatku dan semua yang dekat denganku akhirnya Menjadisedikit  kaya
karenaku, Aku menyesal terpilih, Rakyatku.

No comments:

Post a Comment