Makassar, September 2012 menghadirkan sebuah hentakan dalam jiwaku. Tak pernah kusangka, seseorang yang sangat kuhormati, sangat kubanggakan, ternyata juga bisa lepas kendali. Sebuah puisi curahan hati terlontar begitu lepas. Mungkin bagi orang lain yang tak paham apa yang terjadi, itu adalah hal biasa, tapi bagiku dan bagi beberapa kawan-kawan, itu adalah sebuah curahan hati yang sangat tersakiti.