23 October 2012

Sex Babas Nalar Kapital


Ternyata  Akulah sang Robot...
Dan kau adalah penciptaku...
Aku hadir untuk tujuanmu...
Aku tercipta untuk mimpimu, bukan mimpiku....
Aku harus jadi yang kau mau, bukan mauku...
Kau atur aku sesukamu, di saat kau berteriak membenci kapitalis yang mengekang rakyatnya.

Doa Free-Man


Biarkan lafadzku mengucapkan maaf ya Allah...
Hingga gelapku hilang di antara lelah cahaya menyinari mimpiku...
Kupasrahkan egoku turut menyembahmu,
Ia telah rapuh tanpa sari-sari cintamu,
Gontai dalam langkah mencari kebenaran,
Lemahku dalam pelukan pelangi noda-noda dosa,
Nisat air mata tak pantas melukis sesal dalam dada...
Engkau yang Maha Esa, masihkah aku pantas untuk cinta-Mu.
Masihkah lidah sesat ini pantas mengecap nikmat-Mu,
Sujudku yang tak sempurna hanya oase yang mungkin akan hilang di hempas badai pasir.
Apa yang pantas kulakukan ...
Hanya Sempurna-Nya cinta-Mu yang mampu sepikan haus imanku...
dan kan kupahatkan nisan untuk kelamku.