26 June 2012

Kumpulan Puisi Biologi



Tidak mau kalah dengan tiga tetangganya. Pujangga-pujangga dari biologi pun turut bersyair. Bukan sekedar syair, tapi melainkan berbicara tentang biologi.

puisi ala biologi

Tidak pernah ku menduga akan mengenali mu
Kau adalah biotik terindah yang kutemui selama perjalanan hidupku
Kau terangi hepar ini dengan sinarmu
Kau membuat nukleus cintaku ingin bersimbiosis denganmu

Kau bagaikan bractea yang menarik hatiku tuk datang padamu
dari semua bioma yang ada…
Hanya kau lah yang seperti mryaphoda
yang memiliki banyak ruas cinta untukku

wajahmu kan selalu ku kenang
kenangan bersamamu telah merasuk dalam kapiler darahku
 cintaku akan selalu membelah secara amitosis hanya untukmu
namamu kan slalu ada dalam ruang kardiakku

kehadiranmu seperti bakteriofage bagiku
yang  telah berada dalam tahap injeksi
dan sedang dalam fase perakitan benih-benih cinta
sungguh diriku takkan bisa menolak itu

Kau menumbuhkan dan menguatkan kambium cintaku                 
hati ini serasa krenasi bila tak bertemu dirimu
Demi metamorfosis kupu-kupu yang indah,!
hati ini berkata ku jatuh cinta pada mu

(Pengen tahu Lebih Jauh Tentang Puisi Ini? Kunjungi : http://fatia-nuraini.blogspot.com/2012/09/puisi-ala-biologi.html)

PUISI BIOLOGI
seperti analgesik, kau buat aku lupa rasanya sakit
maka kubutuh dirimu, sembuhkan lukaku
seperti nukleotida, yang saling berpasangan
kuingin kau tetap di sini, tak jauh dariku

hidup memang bukan sekedar rangkaian rumus
tapi bila sejuta feromon dijadikan satu
hanya kau dan aku yang ‘kan pahami sinyalnya
seperti lock and key dalam sistem enzim

biarlah rasa itu temukan wujudnya
seperti aliran gen yang perlahan namun pasti
menuju kondisi stabil tak tergoyahkan
begitu juga rasa yang kita punya
kian temukan muaranya
dalam tabung effendorf keabadian

biarkan waktu
yang ‘kan beri nama pada rasa itu
seperti saat reseptor temukan targetnya
dan biarlah kunikmati sejuta warnanya
seperti warna warni pigmen
yang kan mensintesa senyawa anorganik
menjadi substrat bermakna…di hatiku

(Pengen tahu Lebih Jauh Tentang Puisi Ini? Kunjungi : http://loebis-24.blogspot.com/2012/01/puisi-biologi.html)

PUISI BIOLOGI (SIMBIOSIS MUTUALISME)
Saat kuterjatuh, lemas tak berdaya karena terinveksi
Oleh sengatan virus hianat yg menyerang hati
Menghancurkan sel-sel impian dan meningkatkan pH hidup ini
Sehingga kuhampir punah dari populasi

Engkau hadir sebagai vaksin yang meningkatkan antibodi
Menginjeksi asa baru dan menambah zat nutrisi
Menetralkan keasaman dan mempercepat fotosintesis
Sehingga reakasi endotermis dihati menjadi menjadi eksotermis

Kuharap kita bisa membentuk ikatan kovalen
Menjadikan sebagai simbiosis mutualisme
membentuk zigot-zigot baru dari fertilisasi mulia
Sampai tercipta sebuah koloni agung
(Pengen tahu Lebih Jauh Tentang Puisi Ini? Kunjungi : http://l1sacentre.blogspot.com/2009/01/puisi-biologi-simbiosis-mutualisme.html)

No comments:

Post a Comment